0


Dari Shuhaib r.a. bahawasanya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Dahulu ada seorang raja dari golongan ummat yang sebelum engkau semua, ia mempunyai seorang ahli sihir. Setelah penyihir itu tua, ia berkata kepada raja: “Sesungguhnya saya ini telah tua, maka itu kirimkanlah padaku seorang anak yang akan saya beri pelajaran ilmu sihir.”

Kemudian raja itu mengirimkan padanya seorang anak untuk diajarinya. Anak ini di tengah perjalanannya apabila seseorang rahib -pendeta Nasrani – berjalan di situ, ia pun duduklah padanya dan mendengarkan ucapan-ucapannya. Apabila ia telah datang di tempat penyihir – yakni dari pelajarannya, ia pun melalui tempat rahib tadi dan terus duduk di situ – untuk mendengarkan ajaran- ajaran Tuhan yang disampaikan olehnya. Selanjutnya apabila datang di tempat penyihir, ia pun dipukul olehnya – kerana kelambatan datangnya. Hal yang sedemikian itu diadukan oleh anak itu kepada rahib, lalu rahib berkata: “Jikalau engkau takut pada penyihir itu, katakanlah bahawa engkau ditahan oleh keluargamu dan jikalau engkau takut pada keluargamu, maka katakanlah bahawa engkau ditahan oleh penyihir.”

Dikirim pada 30 November 2009 di Cerita Islami



Al-Barqy (Abu Abdillah Ahmad bin Jafar bin Abdu Rabbih bin Hasan) berkata, "Saya melihat seorang perempuan di dusun. Saat itu, salju sudah turun dan semua tanamannya habis, rusak karena salju tersebut. banyak orang yang datang untuk menghibur dan menampakan rasa prihatin. Tiba-tiba perempuan tersebut menengadahkan pandangannya ke langit dan berdoa, Ya Allah, Engkaulah satu-satunya yang dapat diharapkan oleh mahluk(Mu) yang terbaik (yaitu manusia). Berada di tanganMulah pengganti dari apa-apa (tanaman) yang telah rusak. Maka, berbuatlah untuk kami sesuai dengan sifat yang Engkau miliki (Pengasih, Penyayang). Sungguh, rizki kami ada padaMU, harapan kami pun hanya kepadaMU."

Dikirim pada 30 November 2009 di Cerita Islami



Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu ia berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
"Tidaklah berbicara ketika masih dalam buaian (bayi) kecuali tiga orang, Isa bin Maryam. Beliau bersabda, Dulu, dikalangan Bani Israil terdapat seorang laki-laki yang ahli ibadah. Ia dipanggil dengan nama Juraij. Ia membangun tempat ibadahnya dan melakukan ibadah di dalamnya. Beliau bersabda, "orang-orang Bani Israil menyebut-nyebut tentang (ketekunan) ibadah Juraij, sehingga berkatalah seorang pelacur dari mereka, Jika kalian mnghendaki aku akan memberinya ujian. Mereka berkata, Kami menghendakinya. Perempuan itu lalu mendatanginya dan menawarkan diri kepadanya. Tetapi Juraij tidak mempedulikannya. Lalu ia berzina dengan seorang gembala yang meneduhkan kambing gembalaannya ke dekat tempat ibadah Juraij. Akhirnya iapun hamil dan melahirkan seorang bayi. Orang-orang bertanya, Hasil perbuatan siapa? Ia menjawab, Juraij. Maka mereka mendatanginya dan memaksanya turun. Mereka mencaci, memukulinya dan merobohkan tempat ibadahnya. Juraij bertanya, apa yang terjadi dengan kalian? Mereka menjawab, Engkau telah berzina dengan pelacur ini, sehingga ia melahirkan seorang bayi. Ia bertanya Dimana dia? Mereka menjawab, Itu dia! Beliau bersabda, Juraij lalu berdiri dan shalat kemudian berdoa. Setelah itu ia menghampiri sang bayi lalu mencoleknya seraya berkata, Demi Allah, wahai bayi, siapa ayahmu? Sang bayi menjawab, Aku adalah anak tukang gembala. Serta merta orang-orangpun menghambur kepada Juraij dan menciuminya. Mereka berkata kami akan membangun tempat ibadahmu dari emas. Ia menjawab aku tidak membutuhkan yang demikian, tetapi bangunlah ia dari tanah sebagaimana yang semula.

Dikirim pada 30 November 2009 di Cerita Islami


Normal
0
false
false
false
MicrosoftInternetExplorer4
st1\:*{behavior:url(#ieooui) }
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:"Times New Roman";
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}
Para ulama meriwayatkan bahwa sebagian golongan kafir dari golongan Nasrani pernah mengepung suatu negri kaum muslim, sampai golongan kafir kehabisan air minum, lalu mereka meminta kepada kaum muslim untuk menyediakan air minum supaya mereka dapat meninggalkan tempat pengepungan. Kemudian para penguasa muslim melakukan musyawarah. Mereka memutuskan: “Biarkanlah mereka kehausan sampai mereka menjadi lemah, lalu kita serbu mereka.” Golongan kafir tersebut tetap saja tinggal di tempat tersebut, mereka kemudian memanjatkan do‘a minta hujan sehingga Allah menurunkan hujan kepada mereka. Hal tersebut menyebabkan sebagian dari golongan awam men- jadi bingung. Lalu raja berkata kepada sebagian ahli pikir:

“Orang banyak telah mengetahui hal ini.” Kemudian raja diminta naik mimbar lalu berpidato: “Ya Allah, kami tahu bahwa mereka itu adalah golongan yang dijamin mendapatkan rezeki sebagaimana Engkau firmankan dalam Kitab-Mu (pada surah Huud ayat 6)

‘Dan tidak satu pun makhluk melata di muka bumi melainkan diberi rezeki oleh Allah.’ Mereka memohon kepada-Mu tatkala dalam kesulitan dan Engkau memperkenankannya. Tentu hal itu bukan karena Engkau mencintai mereka atau Engkau mencintai agama mereka. Sekarang kami ingin Engkau memperlihatkan kepada kami

suatu tanda yang dapat meneguhkan iman dalam hati para hamba-Mu yang beriman. Kemudian Allah mengirimkan kepada mereka angin kencang sehingga golongan kafir Kristen tersebut binasa.”


Mukhtarat Iqtidha’ Ash-Shirathal Mustaqim



Dikirim pada 30 November 2009 di Hikayat
Awal « 1 2 3 4 » Akhir
Profile

"Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar." (At Taubah : 100) More About me

Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 833.252 kali


connect with ABATASA